Manfaat Mendengarkan Musik bagi Kesehatan
Manfaat Mendengarkan Musik bagi Kesehatan
Musik merupakan hal yang disukai semua orang. Hampir tidak mungkin seseorang tidak mendengarkan musik selama hidupnya. Dan uniknya lagi, musik sendiri memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan para pendengarnya. Beberapa manfaat tersebut seperti menenangkan pikiran, memberi energi pada tubuh, dan mengelola rasa sakit. Selain itu, mendengarkan musik yang lembut juga dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah hingga melancarkan pernapasan. Namun, musik juga dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan. Dampak negatif tersebut dapat terjadi ketika kita mendengarkan musik yang “keras” ataupun musik yang memiliki lirik negatif. Hal itu akan membuat pikiran kita menjadi semakin kacau, stress, bahkan ada lagu-lagu yang mampu membuat pendengarnya melakukan bunuh diri. Dalam artikel kali ini, kita akan fokus pada dampak positif yang muncul dari mendengarkan musik.
Mendengarkan musik biasanya menjadi cara untuk menghibur diri maupun mengisi waktu senggang.
Di sisi lain, ternyata musik juga memiliki manfaat bagi kesehatan, di antaranya sebagai berikut.
1. Membangkitkan mood dan motivasi
Manfaat mendengarkan musik yang cukup banyak diketahui masyarakat adalah untuk membangkitkan suasana hati (mood) dan semangat.
Oleh sebab itu, banyak orang yang memilih mendengarkan music agar bisa bekerja, belajar, berolahraga, atau aktivitas lainnya.
Dengan mendengarkan musik, Anda tentunya bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh semangat.
2. Mengatasi gangguan kejiwaan
Melansir situs Peterson Family Foundation, terapi musik dapat digunakan pada orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan.
Pasalnya, musik berperan dalam mengurangi Hormon Stres. serta meningkatkan hormon oksitosin dan dopamin yang berperan dalam memberikan semangat dan rasa bahagia.
Dengan manfaat musik tersebut, tubuh dan pikiran dapat menjadi lebih rileks sehingga masalah seperti stres, depresi, dan kecemasan dapat teratasi.
Terapis biasanya telah memilih sejumlah lagu atau instrumental yang cocok digunakan untuk proses terapi tersebut.
3. Meningkatkan kualitas tidur
Manfaat mendengarkan musik untuk relaksasi juga bisa dimanfaatkan untuk memperoleh kualitas tidur yang baik.
Cobalah dengarkan musik yang bernada lembut dan menenangkan sebagai pengantar tidur Anda.
Hasilnya, Anda bisa lebih mudah terlelap dan tidur dapat lebih nyenyak.
Kualitas tidur yang baik tentunya dapat meningkatkan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.
Mendengarkan musik juga dapat membantu Anda bila sedang mengalami insomnia dan gangguan tidur lainnya.
Musik merupakan alat merelaksasikan pikiran serta hiburan yang dapat mengubah suasana hati. Lantunan dan irama musik dapat mengurangi gejala depresi, menurunkan tekanan darah, hingga menurunkan rasa cemas yang berlebihan.
Mendengarkan musik bisa menghibur dan mengembalikan suasana hati menjadi lebih baik. Ada juga yang mengatakan bahwa musik akan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Musik menjadi sumber kesenangan dan kepuasan, tetapi masih ada lagi manfaat musik lainnya terkait kesehatan mental.
Anggapan bahwa musik memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku bukan berita baru. Jika kamu pernah merasa bersemangat ketika mendengar hentakan musik beraliran rock, atau tiba-tiba merasa galau ketika turut mengalunkan musik sendu, kamu dengan mudah memahami kekuatan musik untuk memengaruhi suasana hati, bahkan menginspirasi perilaku.
Seperti dilansir Healthline, musik disebut memiliki kekuatan untuk meningkatkan dan menstabilkan kesehatan fisik, mental, serta emosi seseorang. Sementara menurut Very Well, musik tidak hanya sekadar menginspirasi dan menghibur saja, tetapi punya efek psikologis yang berpotensi mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dengan kata lain, musik bisa membantu seseorang meningkatkan dan menstabilkan kesehatan mental. Rasa bahagia, motivasi, dan ketenangan bisa didapatkan ketika mendengarkan musik. Berikut adalah daftar manfaat musik bagi kesehatan mental sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:
1. Menurunkan Rasa Cemas dan Stres
Musik ternyata bisa menurunkan rasa cemas hingga stres seseorang. Akan tetapi, menurut jurnal PLoS ONE (2013), musik bukan menghilangkan stres yang dialami seseorang, tetapi bisa membuat pulih lebih dini dari kondisi negatifnya. Bahkan, sebagaimana menurut jurnal Rehabilitation Nurs (2019), orang-orang yang mengalami penyakit stroke bisa merasa lebih tenang setelah mendengarkan musik selama 60 menit.
2. Mengurangi Gejala Depresi
Daniel Leubner dan Thilo Hiterberger pernah melakukan penelitian pada 2017 mengenai efektifnya musik terhadap pengurangan gejala depresi. Seperti termuat di jurnal Front Psychol (volume 8, 2017), mendengarkan musik, khususnya genre klasik atau jazz, mampu memberikan efek positif pada orang yang mengalami depresi.
3. Meningkatkan Motivasi
Musik juga dapat meningkatkan motivasi, terutama saat berolahraga. Biasanya, musik yang cepat akan membawa Anda bergerak cepat dan menyesuaikan apa yang kita dengar. Sebaliknya, jika kita mendengar alunan lambat, maka kinerja kita juga akan lebih tenang. Hal ini bisa dilakukan juga ketika misalnya sedang bekerja, belajar, dan sebagainya. Untuk bisa fokus ke suatu hal, musik bisa menjadi perantara dalam mengalihkan perhatian seseorang agar lebih mendalami apa yang sedang dikerjakannya.
penulis : Yurika Patricia
Komentar
Posting Komentar